August 20, 2008

Ponsel Lokal Mulai Lebih Variatif

Ponsel Lokal

Senter hingga Kamera 8 MP

Di awal kehadirannya, ponsel bermerek lokal praktis hanya menonjolkan fitur dual on dan televisi. Kini, persaingan antarmerek lokal makin seru. Sebagian pemain ponsel lokal produksi Tiongkok itu mulai mencari jalur berbeda. Ada yang memperhatikan keindahan desain. Ada yang menghadirkan ponsel multimedia murah. Ada juga yang menawarkan kamera bermegapiksel ekstrabesar.

D-One DG518

Harga jual ponsel dual on GSM-GSM ini Rp 1,65 juta. Lebih tinggi daripada beberapa ponsel dual on GSM-GSM bermerek lokal dengan fitur relatif setara.

Sebagai vendor D-One, Sarindo mungkin berani melakukan hal itu karena dua alasan. Pertama, tampilan fisik DG518 memang cantik dan elegan. Kedua, ponsel tersebut telah diasosiasikan dengan Sandra Dewi. Di berbagai iklan dan billboard, artis yang sedang naik daun itu tampak memegang DG518.

Bluetooth, kamera 1,3 megapiksel, pemutar multimedia, GPRS, dan MMS merupakan beberapa fitur DG518. Memori internalnya berkapasitas 2 MB dan dapat ditambah menggunakan kartu memori microSD. Tersedia pula fitur black list dan white list yang memungkinkan pengguna menyaring telepon maupun SMS masuk.

Selama menguji DG518, tak ditemukan bug atau gangguan yang fatal. Penulis hanya merasa canggung dengan peletakan tombol end sekaligus power yang berada di samping kanan ponsel. Sebab, di kebanyakan ponsel, tombol itu berada di permukaan yang sama dengan layar.

Taxco TX60

"Ponsel GSM ini dilengkapi kamera VGA, lampu senter, pemutar MP3, radio FM, dan slot microSD. Baterainya bisa memakai baterai Nokia. Kira-kira berapa harganya?" Berkali-kali penulis iseng mengajukan pertanyaan itu kepada teman maupun orang tak dikenal.

Hasilnya, kebanyakan memperkirakan harga TX60 Rp 600-700 ribu. Padahal, harga resmi TX60 sebenarnya Rp 499 ribu. Di pasaran, tak perlu heran kalau ada toko yang menjualnya Rp 525 ribu. "Nyatanya, konsumen tetap mau kok. Sekali-kali boleh cari untung besar dong," kilah seorang pemilik gerai ponsel.

Ponsel entry level pertama yang dihadirkan Taxco itu secara umum cukup menarik. Siaran radionya dapat direkam. Saat memutar video, tampilan di layar bisa "difoto" dan disimpan dalam format JPG. Lampu senternya mempunyai kualitas prima. Lebih terang daripada yang tersedia di ponsel Nokia 1100 dan 1108.

Satu catatan penulis, performa kamera VGA-nya mengecewakan. Jadi, ketika hendak membeli TX60, lebih baik konsumen menganggapnya tak berkamera.

VirtuV F8

Fitur unggulan ponsel ini berkamera 8 megapiksel (MP) plus lampu kilat. Terdapat mode makro untuk pemotretan jarak dekat. Selain foto berukuran sampai 3264 x 2448 piksel, kamera F8 sanggup memproduksi video beresolusi VGA 30 bingkai per detik.

Ponsel yang memiliki tag line Pro Camera Mobile tersebut mendukung fungsi tv out. Dalam paket penjualan disediakan kabel tambahan. Dengan tambahan itu, foto dan video yang disimpan di ponsel dapat ditonton lewat layar televisi.

Nada dering MP3, pemutar multimedia, perekam suara, slot microSD, dan personal box SMS adalah sebagian spesifikasi lain F8. Pindahkan SMS rahasia ke kotak personal, lalu amankan dengan password. Ponsel yang dibanderol Rp 2,4 juta tersebut tidak dibekali inframerah dan bluetooth.

Sebelum membeli F8, penulis menyarankan calon konsumen tidak mematok harapan yang berlebihan. Kualitas kamera 8 megapikselnya kalah mengesankan dibandingkan, misalnya, kamera Sony Ericsson K800i yang "hanya" beresolusi 3,2 megapiksel. Sedangkan suara yang dihasilkan saat memutar musik ibarat mendengarkan radio AM, bukan radio FM. (Herry S.W.)

Spesifikasi :

D-One DG518

Dual on GSM-GSM
kamera 1,3 megapiksel
bluetooth
slot microSD
pemutar multimedia
black list & white list

Taxco TX60

Single on GSM
radio FM
lampu senter
pemutar MP3
radio FM
perekam radio
slot microSD
kamera VGA
buku telepon 800 nama

VirtuV F8

Single on GSM
kamera 8 megapiksel
perekam video VGA 30 fps
TV out
pemutar multimedia
slot microSD
personal box SMS
[Jawa Pos]

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Google Netscape Socializer Technorati Windows Live Yahoo! Help

Permalink • Print • Comment

April 22, 2008

Entry Level Tak Berarti Minim Fitur



Empat ponsel GSM terbaru diperkenalkan Nokia dalam acara Progressing Together yang berlangsung di Hanoi, Vietnam, lima hari lalu. Penulis menghadiri acara tersebut dan sempat mencoba ponsel-ponsel baru yang seluruhnya bakal beredar di Indonesia itu. Apa saja?

Nokia 1680 Classic

Ponsel berkamera murah meriah. Itulah kalimat singkat untuk menggambarkan spesifikasi dan fitur 1680 Classic. Ponsel berdimensi fisik 108 x 46 x 15 mm dan berat 73,7 gram itu direncanakan beredar pada kuartal kedua 2008. Kuartal kedua dimulai bulan ini dan berakhir pada Juni. Seharusnya, paling lambat dua bulan lagi kita menjumpainya di gerai-gerai ponsel di Indonesia.

Harga jualnya direncanakan USD 80. Itu belum termasuk pajak dan subsidi. Anggaplah nilai pajak setelah dikurangi dengan subsidi setara dengan Rp 0, sedangkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS Rp 9.250. Maka, 1680 Classic kelak bisa diperoleh dengan harga Rp 740 ribu.

Layar TFT 128 x 160 piksel mampu menampilkan hingga 64 ribu warna. Fitur utamanya berupa kamera VGA, perekam video, dan perekam suara. Ada pula GPRS, MMS, e-mail, handsfree speaker, dan nada dering MP3. Buku teleponnya mampu menampung sampai 1.000 nama.

Nokia 7070

Bodi luar ponsel clamshell, folder, alias lipatan ini penuh garis-garis geometris. Ada yang menyebutnya seperti sisik ular, potongan berlian, maupun kulit nanas. Apa pun istilah yang Anda pilih, 7070 memang didesain sedemikian rupa agar terlihat stylish.

Ponsel dengan bodi berukuran 87,5 x 44 x 15,8 mm dan bobot 78 gram itu dibekali layar TFT 65 ribu warna beresolusi 128 x160 piksel. Nada dering MP3, GPRS, e-mail, buku telepon 1.000 nama, perekam suara, dan handsfree speaker merupakan fitur lain 7070.

Rencananya, 7070 beredar pada kuartal ketiga 2008. Ponsel bermemori internal hingga 11 MB tersebut kelak dijual di kisaran harga yang sama dengan 1680 Classic. Yakni, sekitar Rp 740 ribu.

Nokia 2680 Slide

Inilah ponsel entry level Nokia pertama yang hadir dalam bentuk sliding alias ponsel geser. Pengguna ponsel ini tidak hanya bisa merekam siaran radio FM. Namun, juga bisa merekam siaran radio yang sedang didengarkan.

Nada dering MP3, kamera VGA, perekam video, bluetooth, e-mail, GPRS, dan MMS merupakan fitur lain yang bisa ditemukan di 2680 Slide. Layarnya memakai LCD TFT 128 x 160 piksel yang sanggup menyajikan hingga 65 ribu warna. Buku teleponnya mampu menampung sampai 1.000 nama. Data kontak, kalender, dan foto di ponsel ini dapat disinkronkan dengan komputer.

Mengingat fitur ponsel tersebut lebih lengkap daripada 1680 Classic dan 7070, wajar Nokia membanderol 2680 Slide lebih tinggi. Rencananya, 2680 Slide beredar pada kuartal ketiga 2008. Harganya mencapai USD 120 atau sekitar Rp 1,11 juta.

Nokia 5000

Tipenya begitu mudah diingat dan dibaca. Lima ribu. Di antara ponsel-ponsel lain yang diperkenalkan di Hanoi, minggu lalu, spesifikasi 5000 paling tinggi. Harga jualnya juga paling mahal. Namun, masih relatif terjangkau.

Kamera 1,3 megapiksel, radio FM stereo plus fungsi perekam, pemutar musik, bluetooth, nada dering MP3 dan AAC, GPRS, dan MMS merupakan sebagian fitur ponsel candy bar yang tipis ini. Dimensi fisiknya 106 x 46 x 11,1 mm dan berat 74 gram.

Bila layar tiga ponsel lain yang diperkenalkan beresolusi 128 x 160 piksel, layar 5000 beresolusi lebih tinggi. Yaitu, 320 x 240 piksel. Ukuran layarnya dua inci dan mampu menampilkan sampai 65 ribu warna.

Kapan beredar? 5000 dijadwalkan mulai tersedia di pasar pada kuartal kedua tahun ini. Berarti, ia sudah berada di ambang pintu. Harga jualnya USD 140. Kalau dikonversikan ke rupiah berarti Rp 1,295 juta. Mudahnya, bulatkan saja menjadi Rp 1,3 juta. (Jawa Pos)

Tags: ,

Spread the word

del.icio.us Digg Google Netscape Socializer Technorati Windows Live Yahoo! Help

Permalink • Print • Comment

March 28, 2008

Pro-idee Road Runner, Kurangi Risiko Noise



Noise adalah satu gangguan yang tidak mengenakkan saat ngobrol lewat ponsel. Gangguan yang kerap muncul membuat suara sering kali terputus. Jengkel? Mungkin alat bernama Pro-idee RoadRunner berikut bisa membantu. Gagdet berupa mikropon ini di klaim bisa mengurangi noise hingga 10 dB.

Kemampuan mengurangi noise itu bisa mereduksi gangguan suara hingga nol persen. Dengan memakai Pro-idee RoadRunner, pengguna tidak akan terkena gangguan meski berponsel sambil jogging. Ini dapat terjadi karena microphone Pro-idee RoadRunner langsung terhubung tenggorokan.

Saat digunakan, Pro-idee RoadRunner akan mengelilingi dan mengapit leher user. Jadi alat ini akan menempel pada leher selama digunakan. Dengan cara itu, pengguna tidak akan terganggu ketika mengoperasikan communicator ini. Bobotnya pun tidak terlalu berat, hanya 28 gram.

Kemampuan plus ini ditunjang dengan koneksi yang wireless. Untuk menguhubungkan dengan ponsel, RoadRunner memakai penghubung Bluetooth. Fitur ini sangat kompatibel dengan segala jenis ponsel.

Jika digunakan secara terus-menurus, baterai alat ini bertahan hingga sembilan jam. Jika hanya standby, bisa bertahan hingga seminggu. Baterainya menggunakan lithium-polymer kualitas tinggi. Untuk mengisi penuh, hanya membutuhkan waktu dua jam.

Karena bentuk yang unik, pemakai alat ini sekilas tampak seperti agen rahasia. Pro-idee RoadRunner sangat dianjurkan kepada orang-orang yang mobile. Terutama para pengusaha yang terbiasa menggunakan ponsel sambil mengemudi.

Sayang, belum ada harga resmi yang dirilis untuk satu unitnya. Aktivitas bersepeda, bermain ski, dan mengendara motor pun tidak menghalangi seseorang untuk berkomunikasi. (kkn/bs)

Sumber : Jawa Pos

Tags: ,

Spread the word

del.icio.us Digg Google Netscape Socializer Technorati Windows Live Yahoo! Help

Permalink • Print • Comment

Menggoda Pasar dengan Tiga Tipe Ponsel


Oleh Herry S.W.

Satu ponsel merek lokal masuk lagi ke pasar. micXon, begitu nama lengkapnya, mencoba peruntungan dengan menghadirkan tiga tipe sekaligus. Ketiganya dual on.

———

S-600
Tampilan fisiknya bak pinang dibelah dua dengan Nokia 5700. Bedanya, bagian bawah ponsel ini tidak bisa diputar. Sekadar untuk menguji tingkat kemiripan S-600 dengan 5700, suatu malam penulis iseng singgah ke gerai penjualan resmi Nokia. Sambil melihat-lihat ponsel dummy yang dipamerkan, penulis sengaja menggenggam S-600. Salah satu karyawan yang sejak awal menyangka penulis memakai 5700 terkejut kala penulis menyentuh layar "5700 jadi-jadian".

"Lho kok touch screen?" ujar si karyawan dengan nada keheranan. Bila 5700 tidak berlayar sentuh, S-600 memang dibekali dengan layar sentuh. Di sisi kiri atas ponsel dual on GSM-GSM ini sepintas terdapat sebuah kamera untuk ber-video call. Padahal, "kamera" itu lebih sebagai pemanis tampilan yang takkan dapat difungsikan. Di buku petunjuk pemakaian pun, "kamera" tersebut tidak pernah disinggung.

Hal unik dari ponsel berharga jual Rp 1,55-1,6 juta ini, di bagian bawah-belakang terdapat ruang penyimpanan handsfree bluetooth. Untuk memakai handsfree bluetooth yang telah disertakan dalam paket penjualan itu, pengguna tinggal melepas lalu memutar bagian earphone-nya. Tuntas menggunakannya, pasangkan lagi ke ruang penyimpanan dan baterai handsfree bluetooth otomatis akan diisi ulang.

M-88
Bila "wajah" S-600 menyerupai Nokia 5700, tampilan fisik M-88 mirip dengan Nokia N82. Dual on GSM-CDMA merupakan fitur unggulan M-88. Ponsel yang dipasarkan di rentang harga Rp 1,75-1,8 juta ini dilengkapi dengan buku telepon berkapasitas 600 nama multiple entry dan fitur blacklist untuk menolak panggilan dari nomor-nomor tertentu.

MTV-800
Mirip Nokia tipe apa? Tak ada. MTV-800 memiliki wajah yang bercita rasa sama dengan ponsel merek lokal lain. Sisi paling menarik dari ponsel ini, dua nomor GSM dapat siaga bersamaan dan memiliki fitur analog TV tuner. Artinya, pengguna bisa menonton siaran televisi secara gratis sekaligus lebih leluasa menikmati perang tarif antaroperator GSM yang sedang berlangsung.

Pengguna dimungkinkan "memotret" siaran televisi yang sedang ditonton dan menyimpannya dalam format JPG. Berbeda dengan S-600 maupun M-88, MTV-800 yang dijual Rp 1,975-1,995 juta punya fitur radio FM.

Dua informasi tambahan yang perlu diketahui calon konsumen micXon, paket penjualan S-600 dan MTV-800 termasuk adapter yang memungkinkan pengguna mengisi ulang baterai memakai charger Nokia.

Seluruh ponsel micXon generasi pertama ini berkamera. Tetapi, lebih baik fitur itu dianggap tidak ada. Selain performanya relatif buruk, resolusi yang disebutkan di brosur, kardus, dan bodi ponsel tak selalu sesuai dengan kenyataan.

Di kardus S-600 tertulis bahwa ponsel itu berkamera dua megapiksel. Sedangkan di brosur dan bodi ponsel, resolusi kamera tercetak 1,3 megapiksel. Praktiknya ukuran foto terbesar yang mampu dihasilkan kamera S-600 adalah 1280 x 1024 piksel alias 1,3 megapiksel.

Beralih ke M-88. Brosur, kardus, dan bodi ponsel kompak menuliskan dua megapiksel. Uji pakai yang penulis lakukan membuktikan bahwa kamera M-88 hanya sanggup memproduksi foto berukuran maksimal 1,3 megapiksel.

Kenyataan terparah ditemukan pada MTV-800. Disebut-sebut berkamera dua megapiksel, ternyata, resolusi foto terbesar yang dihasilkan 640 x 480 piksel alias setara dengan 0,3 megapiksel saja.

Singkatnya, bila Anda melirik micXon karena fungsi dual on-nya, Anda boleh melanjutkan lirikan Anda. Namun, bila Anda jatuh hati dengan micXon lantaran kamera megapikselnya, ingatlah pepatah yang berbunyi "sesal kemudian tak berguna".

Spesifikasi Umum

S-600, M-88, & MTV-800
Layar sentuh 262.144 warna * speaker phone * GPRS * MMS * bluetooth suara dan data (untuk transfer foto, lagu, dll) * nada dering telepon MP3 * slot microSD * kamera * pemutar audio video

Sumber : Jawa Pos

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Google Netscape Socializer Technorati Windows Live Yahoo! Help

Permalink • Print • Comment

March 18, 2008

Mau Coba Ponsel Bundel?

Salah satu strategi yang dilakukan operator CDMA untuk meraup pelanggan baru adalah melakukan bundel (bundling) ponsel. Bakrie Telecom via Esia, misalnya. Mereka gencar menawarkan Huawei C2601 dan C2801. Sedangkan Smart Telecom menghadirkan ZTE X175, X176, Haier D1100P, dan D1200P.
———–

Huawei C2801
Mungkin, supaya lebih mudah diingat oleh calon pembeli, Esia tidak menonjolkan merek dan tipe asli ponsel ini saat berpromosi. Esia nyaris selalu menyebutnya "Hape Esia Warna." Awalnya, ponsel yang dikunci sehingga hanya bisa digunakan dengan kartu Esia ini berharga jual resmi Rp 328, 9 ribu. Kini, harganya turun menjadi Rp 273.900.

Fitur C2801 yang berdimensi fisik 104 x 44 x 14,4 mm dan berat 65 gram tersebut sangat sederhana. Praktis, ia hanya dapat digunakan untuk bertelepon dan SMS. Tak ada fitur internet dan sinkronisasi data. Layar 65 ribu warna, buku telepon berkapasitas 200 nama secara multiple entry, dan speaker phone merupakan beberapa fitur ponsel ini.

Volume nada dering 32 polynote tergolong lantang. Dipadu dengan getaran yang relatif cukup keras, pengguna bisa meminimalkan kemungkinan kehilangan panggilan telepon penting saat berada di lokasi yang ramai. Dapat menyimpan hingga seratus SMS di memori telepon, alarm, scheduler, kalkulator, dan game Gulper merupakan kemampuan lain ponsel candy bar ber-keypad nyaman itu.

Haier D1200P
D1200P bisa difungsikan sebagai modem eksternal. Paket penjualannya termasuk kabel data USB dan dua buah baterai. Kalau mau, pengguna dapat membatasi akses masuk ke menu Messages, Contact, Call History, Alarm Clock, dan Scheduler. Ponsel juga bisa diatur agar meminta password setiap kali akan menerima dan melakukan panggilan.

Tak mau menerima telepon dari nomor tertentu? Aktifkan fitur Blacklist. Sebaliknya, kalau pengguna hanya bersedia menerima telepon dari beberapa nomor, optimalkan fitur Whitelist.

Layar 1,8 inci 65 ribu warna, WAP browser, buku telepon 200 nama multiple entry, alarm, scheduler, dan kalkulator adalah spesifikasi lain D1200P. Ada pula jam dunia, stopwatch, message groups, dan game Kong Ming. Memori telepon ponsel yang dijual Rp 399 ribu tersebut dapat menampung sampai 60 SMS.

Berbeda dengan ponsel Esia, D1200P dipasarkan tanpa kunci pengaman. Meski demikian, mengingat ponsel ini single band CDMA 1900 MHz, praktiknya pengguna cuma bisa memadukannya dengan Smart Telecom. Sebab, tidak ada operator CDMA lain di Indonesia yang beroperasi di rentang frekuensi tersebut. (Herry S.W.)

Sumber : Jawa Pos

Tags: ,

Spread the word

del.icio.us Digg Google Netscape Socializer Technorati Windows Live Yahoo! Help

Permalink • Print • Comment

March 4, 2008

Nokia Morph, Ponsel Elastis Bisa Jadi Gelang


Ponsel sudah menjadi benda tak terpisahkan dari kehidupan manusia modern. Kini, benda satu ini tidak hanya berperan sebagai alat komunikasi, namun juga peranti multimedia dan fashion. Nokia meresponsnya dengan menciptakan Morph. Konsep ponsel masa depan itu dikenalkan pada 25 Februari lalu.

Ponsel berwarna hijau tersebut terbuat dari materi yang fleksibel, bisa dilipat, atau dibentuk menjadi seperti sebuah gelang. Komponen materi itu berasal dari penelitian nanoteknologi. Yang melakukan adalah Nokia Research Center (NRC) bekerja sama dengan University of Cambridge, Inggris.

Penelitian tersebut dimulai pada Maret 2007. Saat itu, dilakukan modifikasi atom dan molekul sebuah zat bernama protein fibril. Protein berbentuk benang itu diubah menjadi materi tiga dimensi yang saling bertaut. Hasilnya, diperoleh materi yang berstruktur transparan, tipis, dan elastis. Prinsip kerjanya hampir sama dengan benang sutra yang dihasilkan seekor laba-laba.

Fleksibilitas materi itu membuat Morph dapat digunakan dalam tiga format bentuk. Pertama, bentuk lempengan, yakni Morph dapat digunakan sebagai input device melalui keyboard dan touchpad.

Jika lempengan Morph dilipat tiga secara vertikal, alat ini akan berfungsi layaknya ponsel berformat candybar. Jika lempengan Morph dilipat tiga secara horizontal kemudian dibentuk melingkar, dapat digunakan sebagai aksesori yang mirip gelang. Untuk menggunakan gelang Morph layaknya ponsel, sisipkan wireless headset yang terintegrasi dengan lempeng.

Permukaan Morph menggunakan materi bernama Nanoflowers yang halus dan licin. Sehingga, anti sidik jari, antikotor, antidebu, air, dan korosi. Materi ini juga mampu membersihkan dirinya sendiri.

Permukaan Morph juga bisa berfungsi sebagai sumber energi untuk ponsel. Sebab, terdapat lapisan bernama Nanograss. Fungsinya, menyerap sinar matahari. Cukup letakkan Morph di bawah sinar matahari. Baterai pun akan terisi sendiri.

Morph juga dilengkapi Nanosensor untuk mendeteksi keadaan lingkungan sekitar. Terdapat fitur yang bisa menganalisis kadar polusi udara. Serta proses bio-chemical terhadap benda-benda lain di sekitar kita. Misalnya, bakteri yang menempel pada makanan yang akan kita konsumsi.

Konsep Nokia Morph ditampilkan dalam pameran Design and the Elastic Mind di The Museum of Modern Art, New York, 24 Februari hingga 12 Mei mendatang.

Rencananya, elemen dalam Nokia Morph bisa diintegrasikan pada perangkat mobile high-end dalam tujuh tahun ke depan. (rum/bs/kkn)

Sumber : Jawa Pos

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Google Netscape Socializer Technorati Windows Live Yahoo! Help

Permalink • Print • Comment

GPS di Ponsel Makin Mewabah



Global Positioning System (GPS) tampaknya bakal lebih sering dijumpai di ponsel. Empat ponsel yang diperkenalkan di Showcase Nokia 2008, bulan lalu, seluruhnya dibekali GPS. Sementara di Mobile World Congress 2008, Samsung menghadirkan G810 yang juga ber-GPS.
———-

Konektivitas HSDPA
Satu di antara empat ponsel terbaru Nokia, N96, telah diulas di halaman ini dua minggu lalu. Tiga lainnya, 6220 Classic, 6210 Navigator, dan N78.

6220 Classic menjadi ponsel pertama yang dipresentasikan Chris Carr, Vice President Sales Southeast Asia Pasific Nokia, kepada ratusan undangan, termasuk penulis. Kamera beresolusi lima megapiksel dengan lensa Carl Zeiss dan Xenon flash menjadi fitur unggulan ponsel candy bar HSDPA ini.

Berikutnya dihadirkan 6210 Navigator, ponsel geser yang mendukung koneksi HSDPA. Ini adalah ponsel Nokia pertama yang dilengkapi dengan GPS sekaligus kompas terintegrasi. Sebagian fitur ponsel ini, antara lain, kamera 3,2 megapiksel, HSDPA, memori internal sampai 120 MB, dan slot microSD. Terdapat accelerometer yang memungkinkan tampilan layar menyesuaikan dengan posisi ponsel, portrait atau landscape.

Bila dulu Nokia telah sukses dengan N73, tahun ini dihadirkan penerusnya, N78. HSDPA, Wi-Fi, dan FM transmitter yang memungkinkan musik di ponsel didengarkan via perangkat audio lain menjadi fitur utama ponsel ini. Sama dengan N73, kamera N78 beresolusi 3,2 megapiksel dan memanfaatkan lensa buatan Carl Zeiss.

6210 Navigator dan 6220 Classic direncanakan beredar pada kuartal alias triwulan ketiga tahun ini. Sedangkan N78 lebih cepat, yakni kuartal kedua 2008. Berarti bisa April, Mei, atau Juni.

Ditilik dari sisi fitur dan layanan, selain memperkenalkan Geotagging yang memungkinkan ponsel mencatat lokasi pemotretan secara otomatis, produsen asal Finlandia itu mengumumkan ketersediaan Nokia Maps 2.0. Biasanya, peta plus GPS memandu pengendara kendaraan bermotor. Nah, Nokia Maps 2.0 memiliki pilihan Walk yang siap membimbing pejalan kaki.

Mau Optical Zoom?

Selain memperkenalkan Samsung Soul yang dua minggu telah dibahas di halaman ini, di Mobile World Congress 2008 Samsung memamerkan SGH-F400, SGH-G810, dan SGH-P960. Masing-masing memiliki fitur tertentu yang hendak ditonjolkan.

SGH-F400 mengedepankan kemampuan memainkan musik dengan prima. Teknologi kreasi Bang & Olufsen, produsen perangkat audio terkemuka di dunia, diimplementasikan di F400. Kamera tiga megapiksel, HSDPA 3,6 Mbps, radio FM, dan bluetooth merupakan beberapa fitur lain yang bisa ditemukan di ponsel geser berdimensi fisik 103 x 48 x 16,9 mm ini.

Kamera menjadi sisi paling menarik dari SGH-G810. Beresolusi lima megapiksel, memiliki fungsi autofocus, dan menggunakan Xenon flash yang dikenal andal. Eits, jangan terpana dulu! Penjelasan belum selesai. Ponsel ini juga dibekali optical zoom 3x.

Ponsel dengan layar berukuran 2,6 inci tersebut menggunakan sistem operasi Symbian seri 60. Jadi, kelak pengguna G810 amat mungkin tak perlu kebingungan kala berniat menginstalasikan aplikasi tambahan.

Wi-Fi, HSDPA 3,6 Mbps, GPS, TV out, dan bluetooth tersedia di G810. Ponsel berdimensi fisik 103 x 52,9 x 17,9 mm itu juga mendukung Geotagging maupun aplikasi Google Package yang terdiri atas Google Search, You Tube, Map, dan Gmail.

Beralih ke SGH-P960. Mendukung siaran televisi digital berbasis DVB-H merupakan fitur unggulan ponsel berukuran 102 x 53 x 16,5 mm ini. Fitur lainnya, kamera tiga megapiksel, HSDPA, radio FM, document viewer, dan bluetooth.

Bila Samsung tak menyebutkan jadwal peredaran F400 dan G810, produsen asal Korea itu telah mengungkapkan waktu peluncuran P960. Ponsel ini diharapkan mulai dipasarkan pada April 2008. Namun, karena DVB-H belum memasyarakat di Indonesia, menurut penulis, sangat wajar kalau Samsung kelak menunda bahkan tidak mengedarkan P960 di sini. Kecuali, Samsung ingin menyusul nasib pemasaran Nokia N92 dan N77, ponsel DVB-H yang lebih banyak menjadi pajangan toko atau penghuni gudang distributor. (Herry S.W.)

Sumber : Jawa Pos

Tags: ,

Spread the word

del.icio.us Digg Google Netscape Socializer Technorati Windows Live Yahoo! Help

Permalink • Print • Comment

February 19, 2008

Ponsel Terbaru di Pameran Dua Negara



Minggu lalu, rangkaian ponsel terbaru yang tahun ini bakal meramaikan pasar diperkenalkan di dua acara berbeda. Satu di Mobile World Congress 2008, Barcelona, Spanyol. Lainnya di Showcase Nokia 2008, Sydney, Australia, yang dihadiri ratusan undangan khusus, termasuk penulis.

Tak mungkin mengupas habis seluruh ponsel menarik yang dipamerkan dalam satu kali penerbitan. Dua edisi pun mustahil tuntas, kecuali bila halaman ini dipenuhi tulisan seputar ponsel. Ini sebagian di antaranya. Satu merek satu tipe dulu.

Nokia N96

Nilai jual utamanya terletak pada layar 2,8 inci 16 juta warna, memori internal 16 GB yang masih bisa ditambah dengan kartu memori microSD, dan kamera lima megapiksel berlensa Carl Zeiss. Ada pula Wi-Fi, HSDPA, penerima siaran televisi digital berbasis DVB-H, Global Positioning System (GPS), TV out, dan perekam video berkualitas setara DVD.

Ketika memotret, pengguna dapat mengaktifkan fitur Geotagging. Dengan begitu, koordinat lokasi pemotretan otomatis terekam. Pengguna tak perlu susah-susah mengingat atau mencatatnya di selembar kertas. Di sisi belakang, N96 yang rencananya beredar pada kuartal ketiga 2008 ini terdapat penyangga lipat yang mudah dibuka tutup. Jadi, saat menonton video, pengguna tak perlu lagi memegang ponsel.

Sony Ericsson Xperia X1

Biasanya, Sony Ericsson memanfaatkan sistem operasi buatan sendiri (proprietary OS) maupun Symbian UIQ. Di Xperia X1, ponsel geser yang membidik segmen premium, Sony Ericsson kali ini memakai sistem operasi Windows Mobile.

Layar tiga inci, QWERTY keyboard, kamera 3,2 megapiksel dengan fungsi autofocus, bluetooth A2DP, dan radio FM ialah sebagian spesifikasi X1. Lainnya, GPS, Wi-Fi, HSDPA/HSUPA, memori internal 400 MB, dan slot microSD. Perangkat berukuran 110 x 53 x 16,7 mm dan berat 145 gram ini akan mulai tersedia di negara-negara tertentu pada semester kedua tahun ini.

Motorola Z6w

Ponsel bersistem operasi Linux ini dapat beroperasi di jaringan GSM 850/900/1800/1900 MHz dan mendukung koneksi WLAN alias Wi-Fi. Kamera dua megapiksel, slot microSD, dan bluetooth stereo menjadi spesifikasi unggulan Z6w. Secara global, ponsel berdimensi fisik 45,25 x 105,47 x 17,3 mm dan berat 110 gram ini akan mulai dipasarkan pada kuartal kedua 2008.

Samsung Soul

Soul merupakan kependekan dari The Spirit Of ULtra. Ponsel geser ini dilengkapi dengan tombol navigasi yang disebut Magical Touch. Indikator di keypad ponsel bisa berubah otomatis, menyesuaikan diri dengan menu yang sedang diakses pengguna. Kala pengguna berada di mode musik, misalnya, ikon-ikon yang berhubungan dengan musiklah yang muncul. Begitu ponsel dipindahkan ke mode kamera, ikon terkait fungsi kamera yang bakal tersaji. Misalnya, zoom dan pengaturan cahaya.

Berkamera lima megapiksel plus fitur image stabilizer, face detection, dan wide dynamic range tak sampai menjadikan Soul tebal dan besar. Tebalnya hanya 12,9 mm, sedangkan panjang dan lebarnya 104 x 49 mm. Layar 16 juta warna, radio FM, bluetooth, dan HSDPA 7,2 Mbps merupakan spesifikasi lain ponsel tersebut. Soul mulai dijual di Eropa pada April mendatang. Jadwal peredaran di Asia, termasuk Indonesia, belum diketahui.

LG KF700

Ada tiga metode input di ponsel ini. Yakni, memanfaatkan layar sentuh tiga inci, keypad alfanumerik layaknya kebanyakan ponsel, dan shortcut dial yang berada di sisi belakang ponsel. Kamera tiga megapiksel, HSDPA, Google Package, dan bluetooth merupakan beberapa fitur lain KF700. Pertengahan bulan depan, ponsel ini direncanakan mulai tersedia di Eropa, disusul negara-negara di belahan dunia lain. (Herry S.W.)

Sumber : Jawa Pos dotcom

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Google Netscape Socializer Technorati Windows Live Yahoo! Help

Permalink • Print • Comment

February 10, 2008

Tonjolkan Dual On atau TV Plus Plus


Ponsel Merk Lokal Berlomba Pikat Konsumen
Makin banyak ponsel bermerek lokal yang beredar di pasar. Ponsel yang sebenarnya diproduksi di Tiongkok itu berusaha memikat konsumen dengan beragam jurus. Salah satunya, menonjolkan fitur unik yang belum dimiliki merek populer seperti Nokia dan Sony Ericsson.
———-

StarTech ST67, misalnya. Memungkinkan dua nomor GSM siaga sekaligus merupakan fitur unggulan ponsel itu. Layar sentuh TFT 2,4 inci 65 ribu warna, bluetooth, GPRS, MMS, slot microSD, dan pemutar audio video adalah spesifikasi lain ST67.

Kamera 1,3 megapiksel ST67 tergolong kurang mengesankan. Posisi tombol End/No-nya yang tidak lazim, tepat di tengah tombol navigasi yang pada kebanyakan ponsel bermakna Ok/Select, membuat pengguna baru ST67 harus membiasakan diri. Kendati harga resminya dipatok Rp 1,499 juta, gerai-gerai ponsel menjual ST67 di rentang harga Rp 1,45-1,475 juta.

Sama dengan ST67, D-One DM289 menonjolkan kemampuan dual online. Sebagai ponsel dual mode dual online, dua nomor yang bisa aktif sekaligus di DM289 terdiri atas satu nomor GSM dan satu nomor CDMA. GSM-nya kompatibel dengan semua operator di tanah air, sedangkan CDMA-nya bisa dipadukan dengan TelkomFlexi, StarOne, Esia, dan Fren Mobile-8. Layanan operator CDMA Smart tak bisa dinikmati karena mode CDMA DM289 hanya bisa beroperasi di frekuensi 800 MHz. Padahal, Smart memanfaatkan rentang frekuensi 1.900 MHz.

Ponsel yang tampilan fisik dan fiturnya sama persis dengan Taxco DM70, kecuali lain merek ini, dibekali layar TFT 262 ribu warna. GPRS, MMS, perekam suara, buku telepon berkapasitas seribu nama, dan slot microSD merupakan beberapa fitur ponsel tersebut.

Untuk membantu pengguna menyaring panggilan masuk, tersedia fitur call guard yang dapat dioptimalkan. Folder SMS maupun nada dering antara nomor GSM dan CDMA bisa dibedakan. Namun, untuk alert SMS, pengguna tak bisa membedakannya. Satu alert berlaku untuk nomor GSM maupun CDMA.

Dengan memanfaatkan kabel data yang disertakan dalam paket penjualan, pengguna bisa mentransfer file MP3, lalu memanfaatkannya sebagai nada dering telepon. Sedangkan untuk alert SMS, puas atau tidak, pengguna wajib memilih satu di antara sepuluh pilihan. Tak ada peluang untuk memperbanyak pilihan alert SMS.

Ketiadaan bluetooth dan inframerah menjadi sisi kurang menarik DM289 yang dibanderol Rp 1,999 juta ini. Kinerja kamera 1,3 megapikselnya juga belum layak disebut memuaskan.

Bagaimana dengan Taxco TX80? Ponsel itu tidak dual online seperti ST67 dan DM289. Paduan antara layar lebar berpelindung, analog tv tuner, perekam siaran radio, dan puluhan game menjadi nilai lebih TX80.

Layar sentuhnya sanggup menghadirkan hingga 262 ribu warna. Tidak seperti mayoritas layar sentuh ponsel bermerek lokal, layar TX80 dilapisi pelindung. Bayangkan saja kerasnya layar ponsel biasa, namun yang ini touch screen, bukan ala layar sentuh personal digital assistant (PDA) dan sebagian ponsel yang terasa lunak kala disentuh. Di layar berukuran 2,8 inci itulah, pengguna bisa menyaksikan siaran televisi dengan gratis atau memainkan 36 game yang telah diinstalasikan.

Kemampuan mendengarkan siaran radio FM tanpa harus menancapkan handsfree plus merekam radio secara terjadwal menjadi sisi menarik lain TX80. Fitur lain ponsel berharga jual Rp 1,899 juta itu, antara lain, bluetooth, pemutar audio video, nada dering MP3, dan slot microSD.

Satu hal yang mutlak digarisbawahi, di iklan media cetak ponsel itu disebut berkamera 1,3 megapiksel. Kenyataannya, pilihan ukuran terbesar di menu TX80 hanya 640 x 480 piksel atau setara dengan 0,3 megapiksel. (Herry S.W.)

Sumber : Jawa Pos dotcom

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Google Netscape Socializer Technorati Windows Live Yahoo! Help

Permalink • Print • Comment

January 15, 2008

Silicon Case Bunglon


Silicon case untuk ponsel bukan hal istimewa. Aksesori yang di sini sering disebut sebagai sarung kondom itu telah bertahun-tahun beredar di pasar. Bahkan, popularitasnya sudah tergeser oleh acrylic alias crystal case.

Silicon case yang fotonya terpampang di halaman ini bukan silicon case biasa. Sebut saja ia adalah silicon case bunglon. Sebab, warnanya bisa berubah bergantung lokasi dan temperatur.

Silicon case untuk Sony Ericsson W810i, misalnya, aslinya berwarna keabu-abuan. Bila dimasukkan ke freezer selama sekitar 30 detik atau diletakkan di dekat embusan AC selama beberapa menit, warnanya berubah menjadi hitam. Bila diajak berjalan-jalan di siang hari yang panas, warna silicon case menjadi putih. Nyaris seputih susu.

Reaksi silicon case untuk Nokia N73 terhadap suhu dan cahaya berbeda. Saat berada di lokasi dengan temperatur sekitar 30 derajat Celsius, ia berwarna putih. Begitu diletakkan di bawah sinar matahari nan terik, dalam hitungan detik ia menjadi ungu. Silicon case kembali putih jika dibawa masuk ke ruangan atau dimasukkan ke dalam saku.

Tertarik? Ada dua kabar baik dan satu kabar buruk untuk peminat silicon case bunglon itu. Kabar baik pertama, silicon case tersebut tersedia untuk beragam tipe ponsel. Harga jualnya diprediksi tak lebih dari Rp 15 ribu per buah. Kabar buruknya, setahu penulis, silicon case tersebut belum tersedia masal di tanah air.

Kabar baik kedua, penulis kebetulan memiliki satu unit contoh silicon case bunglon untuk N73. Penulis berbaik hati memberikannya kepada pembaca koran ini. Gratis! Masalahnya, peminat pasti lebih dari satu, berarti harus dibuat suatu mekanisme.

Kalau Anda ingin mendapatkannya, kirimkan e-mail ke gratis@ponselmu.com. Sebutkan nama, pekerjaan, dan kota domisili. Paparkan pula apa yang bakal Anda lakukan seandainya memperoleh silicon case bunglon N73 tersebut. Singkat saja. E-mail paling lambat diterima hari ini pukul 19.00.

Pengirim e-mail yang deskripsi rencananya paling "menyentuh hati" penulis berhak atas satu silicon case bunglon gratis. Paling lambat besok pukul 14.00, pemenang akan dihubungi via e-mail. (Herry S.W.)

Sumber : Jawa Pos dotcom

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Google Netscape Socializer Technorati Windows Live Yahoo! Help

Permalink • Print • Comment

January 8, 2008

SGH-U700, Bertombol Sentuh dan Bisa Auto Reject



Citra bahwa ponsel bertampilan fisik menawan tidak dilengkapi dengan fitur canggih sampai sekarang masih melekat. Padahal, bila dicermati, produsen ponsel perlahan terlihat mulai ingin mengikis citra itu. Nokia telah menawarkan 7390 dan N76 yang mendukung layanan 3G. Sony Ericsson sudah menelurkan ponsel 3G Z610i yang cantik.

Dua perusahaan asal Negeri Ginseng, Samsung dan LG, tak mau kalah. Samsung menghadirkan SGH-U700. Sedangkan LG menyodorkan Shine KU970. Keduanya mendukung 3,5G alias HSDPA.

SGH-U700 merupakan satu di antara empat ponsel yang termasuk dalam seri Ultra Edition II. Tebal ponsel geser seberat 86 gram tersebut hanya 12,1 mm. Panjangnya 102,5 mm, sedangkan lebarnya 50 mm. Layar U700 memanfaatkan LCD TFT 262.144 warna berukuran 2,2 inci. Tampilan huruf dan gambarnya sangat tajam dan halus.

Ketika slider digeser, layar ponsel otomatis menyala dan muncul empat tombol tambahan. Tombol-tombol di sisi muka U700 akan bereaksi bila mendapatkan sentuhan. Karena kebanyakan ponsel mewajibkan pengguna menekan tombol, tak cukup hanya menyentuhnya, pengguna baru U700 perlu beradaptasi. Sama dengan yang dulu dialami oleh pengguna ponsel LG Cokelat, pengguna biasanya mahir memberikan sentuhan yang tepat setelah memakai 2-3 hari.

Kamera utama U700 yang beresolusi 3,2 megapiksel hanya tampak saat slider dibuka. Kinerja kamera yang dilengkapi dengan fungsi autofocus dan lampu kilat itu tergolong bagus. Huruf-huruf kecil yang tercetak di PCMCIA modem milik penulis, contohnya, masih bisa direkam dengan baik. Namun, pada pemotretan di dalam ruang dengan pencahayaan minim, beberapa kali pengaturan white balance otomatis bekerja kurang optimal. Akibatnya, foto yang dihasilkan menguning.

Kala melakukan percakapan video lewat jaringan 3G atau HSDPA, pengguna U700 dapat memanfaatkan kamera VGA yang berada di kanan atas layar. Pengguna ponsel quad band GSM tersebut bisa merekam percakapan video yang berlangsung. Alternatif lain, meng-capture gambar yang tersaji di layar dan menyimpannya sebagai file foto.

Dengan pengaturan tertentu, U700 bisa otomatis mengirimkan SMS terhadap panggilan yang ditolak. Wallpaper ponsel berharga jual Rp 3,925 juta itu dapat diatur seperti sebuah slide show yang menampilkan foto-foto pilihan pengguna. Pemanfaatan file MP3 sebatas dimainkan dan dijadikan nada dering telepon. Pengguna tak bisa memakainya sebagai alert SMS.

Buku telepon seribu nama multiple entry dan pemutar musik yang mengaplikasikan teknologi IcePower kreasi Bang & Olufsen merupakan sebagian fitur lain U700. Ada pula bluetooth, perekam suara, auto reject, dan slot microSD. Di lembar spesifikasi disebutkan bahwa memori internal ponsel tersebut berkapasitas 20 MB. Praktiknya, memori internal U700 yang diuji pakai oleh penulis mencapai sekitar 41 MB. (Herry S.W.)

Sumber : Jawa Pos dotcom

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Google Netscape Socializer Technorati Windows Live Yahoo! Help

Permalink • Print • Comment

December 25, 2007

Ponsel TV Hitech H382 dan Hitech H39



Rupanya, bukan hanya ponsel 3G dan ponsel berkamera megapiksel besar yang dicari oleh pengguna seluler di Indonesia. Ponsel televisi terbukti mampu mencuri perhatian pasar. Dalam kurun waktu sekitar empat bulan, misalnya, ponsel TV Hitech H38 terjual sebanyak 20 ribu unit.

Angka penjualan tersebut membuat posisi Hitech yang mengklaim diri sebagai merek nasional pun melejit. Kendati usianya baru seumur jagung, ditilik dari penguasaan pasar, Hitech telah masuk dalam enam besar. Lima merek yang bertengger di atasnya adalah merek global, yakni Nokia, Sony Ericsson, Motorola, Samsung, dan LG.

Karena ingin mengulang prestasi H38 sekaligus mulai menata strategi untuk menembus lima besar pada tahun depan, belum lama ini Hitech menghadirkan dua ponsel TV terbaru, yakni H382 dan H39. Keduanya dibekali konektivitas bluetooth yang sebelumnya tak tersedia di H38.

Hadir dengan desain dan warna casing trendy, H382 tampaknya ditujukan untuk menggaet pengguna muda. Layar sentuhnya yang lebar dan beresolusi 320 x 240 piksel sanggup menyajikan sampai 262 ribu warna. Bila dicermati, layar H382 lebih cemerlang daripada layar H38.

Sama dengan H38, ketersediaan analog TV tuner yang memungkinkan pengguna menonton siaran televisi tanpa membayar menjadi fitur utama H382. Fitur lain ponsel dual band GSM 900/1800 itu, di antaranya, pemutar audio video, radio FM, buku telepon berkapasitas 300 nama multiple entry, nada dering MP3, dan perekam suara.

Sebuah kamera 1,3 megapiksel berada di sisi belakang ponsel berdimensi fisik 106 x 55 x 18 mm tersebut. Memori internal yang tak sampai satu megabyte di H382 ditutupi oleh tersedianya slot microSD. Adanya bluetooth A2DP memungkinkan pengguna memadukannya dengan headset bluetooth. Transfer data via "gigi biru" juga dapat dilakukan.

Fitur-fitur menarik yang patut dicoba oleh pengguna H382 adalah encryption, remote control, dan antitheft trace. Dengan mengoptimalkan rangkaian fitur tersebut, pengguna bisa membatasi akses masuk ke fitur tertentu. Misalnya, SMS, buku telepon, dan daftar panggilan.

Ponsel yang tertinggal atau hilang dengan mudah dapat dikendalikan dari jarak jauh memakai ponsel lain. Pengguna bisa mematikan ponsel, menghapus SMS, menghapus atau mengambil buku telepon, maupun melenyapkan daftar panggilan.

Selama menguji pakai Hitech H382, penulis tak menemukan bug atau kekurang sempurnaan yang amat mengganggu. Ponsel berharga jual Rp 1,8-1,815 juta itu akan lebih menarik bila kinerja kameranya diperbaiki.

Satu masukan tambahan, Hitech seyogianya mempertimbangkan perubahan jenis font yang digunakan untuk tampilan menu. Alasannya sederhana. Bayangkan, Anda mengetik memakai Microsoft Word di komputer. Kalimat yang ditulis memakai font Times New Roman atau Comic Sans MS akan terlihat lebih indah ketimbang kalimat yang memakai font Courier atau Century Gothic.

Fisik ponsel TV yang dijual Rp 1,975-1,99 juta ini terlihat lebih elegan daripada H382. Ketika menonton siaran televisi via H39, pengguna akan mendapatkan kesan layar lebar. Sebab, perbandingan tampilan gambar adalah 16:9, bukan 4:3.

Aktivitas menonton TV akan lebih nyaman karena ponsel ini dilengkapi dengan penyangga lipat. Buka penyangga itu, letakkan ponsel di meja, dan selamat menonton. Tuntas menikmati tayangan film atau berita, lipat kembali penyangga yang menyatu dengan bodi ponsel tersebut. Fitur lain H39 sama persis dengan H382. (Herry S.W.)

 

Sumber : Jawa Pos dotcom

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg