August 20, 2008
Ponsel Lokal Mulai Lebih Variatif

Senter hingga Kamera 8 MP
Di awal kehadirannya, ponsel bermerek lokal praktis hanya menonjolkan fitur dual on dan televisi. Kini, persaingan antarmerek lokal makin seru. Sebagian pemain ponsel lokal produksi Tiongkok itu mulai mencari jalur berbeda. Ada yang memperhatikan keindahan desain. Ada yang menghadirkan ponsel multimedia murah. Ada juga yang menawarkan kamera bermegapiksel ekstrabesar.
D-One DG518
Harga jual ponsel dual on GSM-GSM ini Rp 1,65 juta. Lebih tinggi daripada beberapa ponsel dual on GSM-GSM bermerek lokal dengan fitur relatif setara.
Sebagai vendor D-One, Sarindo mungkin berani melakukan hal itu karena dua alasan. Pertama, tampilan fisik DG518 memang cantik dan elegan. Kedua, ponsel tersebut telah diasosiasikan dengan Sandra Dewi. Di berbagai iklan dan billboard, artis yang sedang naik daun itu tampak memegang DG518.
Bluetooth, kamera 1,3 megapiksel, pemutar multimedia, GPRS, dan MMS merupakan beberapa fitur DG518. Memori internalnya berkapasitas 2 MB dan dapat ditambah menggunakan kartu memori microSD. Tersedia pula fitur black list dan white list yang memungkinkan pengguna menyaring telepon maupun SMS masuk.
Selama menguji DG518, tak ditemukan bug atau gangguan yang fatal. Penulis hanya merasa canggung dengan peletakan tombol end sekaligus power yang berada di samping kanan ponsel. Sebab, di kebanyakan ponsel, tombol itu berada di permukaan yang sama dengan layar.
Taxco TX60
"Ponsel GSM ini dilengkapi kamera VGA, lampu senter, pemutar MP3, radio FM, dan slot microSD. Baterainya bisa memakai baterai Nokia. Kira-kira berapa harganya?" Berkali-kali penulis iseng mengajukan pertanyaan itu kepada teman maupun orang tak dikenal.
Hasilnya, kebanyakan memperkirakan harga TX60 Rp 600-700 ribu. Padahal, harga resmi TX60 sebenarnya Rp 499 ribu. Di pasaran, tak perlu heran kalau ada toko yang menjualnya Rp 525 ribu. "Nyatanya, konsumen tetap mau kok. Sekali-kali boleh cari untung besar dong," kilah seorang pemilik gerai ponsel.
Ponsel entry level pertama yang dihadirkan Taxco itu secara umum cukup menarik. Siaran radionya dapat direkam. Saat memutar video, tampilan di layar bisa "difoto" dan disimpan dalam format JPG. Lampu senternya mempunyai kualitas prima. Lebih terang daripada yang tersedia di ponsel Nokia 1100 dan 1108.
Satu catatan penulis, performa kamera VGA-nya mengecewakan. Jadi, ketika hendak membeli TX60, lebih baik konsumen menganggapnya tak berkamera.
VirtuV F8
Fitur unggulan ponsel ini berkamera 8 megapiksel (MP) plus lampu kilat. Terdapat mode makro untuk pemotretan jarak dekat. Selain foto berukuran sampai 3264 x 2448 piksel, kamera F8 sanggup memproduksi video beresolusi VGA 30 bingkai per detik.
Ponsel yang memiliki tag line Pro Camera Mobile tersebut mendukung fungsi tv out. Dalam paket penjualan disediakan kabel tambahan. Dengan tambahan itu, foto dan video yang disimpan di ponsel dapat ditonton lewat layar televisi.
Nada dering MP3, pemutar multimedia, perekam suara, slot microSD, dan personal box SMS adalah sebagian spesifikasi lain F8. Pindahkan SMS rahasia ke kotak personal, lalu amankan dengan password. Ponsel yang dibanderol Rp 2,4 juta tersebut tidak dibekali inframerah dan bluetooth.
Sebelum membeli F8, penulis menyarankan calon konsumen tidak mematok harapan yang berlebihan. Kualitas kamera 8 megapikselnya kalah mengesankan dibandingkan, misalnya, kamera Sony Ericsson K800i yang "hanya" beresolusi 3,2 megapiksel. Sedangkan suara yang dihasilkan saat memutar musik ibarat mendengarkan radio AM, bukan radio FM. (Herry S.W.)
Spesifikasi :
D-One DG518
Dual on GSM-GSM
kamera 1,3 megapiksel
bluetooth
slot microSD
pemutar multimedia
black list & white list
Taxco TX60
Single on GSM
radio FM
lampu senter
pemutar MP3
radio FM
perekam radio
slot microSD
kamera VGA
buku telepon 800 nama
VirtuV F8
Single on GSM
kamera 8 megapiksel
perekam video VGA 30 fps
TV out
pemutar multimedia
slot microSD
personal box SMS
[Jawa Pos]