June 27, 2008
iSuppli: Biaya Produksi iPhone 3G 173 dollar AS

Namun, Apple sepertinya tak hanya rela mendapat untung 26 dollar AS dari selisih harga produksi dan harga jual. Perusahan riset dan analis pasar iSuppli memprediksi harga jual ritelnya bisa serendah itu karena disubsidi operator telekomunikasi yang menjadi mitra eksklusif untuk iPhone.
Bahkan, iSuppli memperkirakan AT&T di AS menyubsidi sekitar 300 dollar AS untuk setiap unit yang terjual. Firma analis lainnya malah memprediksi hingga 350 dollar AS. Biaya subsidi sepertinya telah diperhitungkan dengan total kontrak langganan yang menjadi satu paket penjualan iPhone.
Artinya, Apple tetap mendapat keuntungan besar melalui transaksi "di belakang layar" tersebut. Bahkan iSuppli memprediksi keuntungan yang diterima Apple mencapai 226 dollar AS untuk setiap unit. Ini jauh lebih besar daripada margin keuntungan produk Apple lainnya yang rata-rata di atas 50 persen dari ongkos produksi.
Ongkos produksi 173 dollar AS untuk iPhone 3G dengan memori internal 8 gigabyte. Komponen paling mahal adalah memori, disusul layar sentuh dan layar susun yang masing-masing sekitar 20 dollar AS. Chip GPS yang baru ada pada iPhone 3G sekitar 3,6 dollar AS. Biaya tersebut belum termasuk ongkos pengembangan software, pengepakan, distribusi, dan aksesoris.
Sementara untuk model 16 gigabyte hanya terpaut 22,89 dollar AS. Namun, model 16 gigabyte ternyata dijual 229 dollar AS atau 100 dollar lebih mahal dari versi 8 gigabyte.
iPhone 3G akan dijual di 22 negara mulai 11 Juli 2008. Harganya mungkin bervariasi di tiap negara sesuai subsidi yang diberikan opertaor jaringan yang menjadi mitra eksklusif Apple. [KOMPAS tekno]








Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.